UKM Korps Sukarela (KSR) PMI Unit STIKes Indramayu mengadakan pendidikan, pelatihan dan pelantikan anggota pada tanggal 20-25 November 2017. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyiapkan setiap anggota KSR sebagai kader palang merah Indonesia yang dapat menjalankan prinsip kepalang merahan dan ikut berperan aktif pada kegiatan kepalang merahan di dalam maupun di luar perguruan tinggi. Jumlah peserta pada kegiatan ini adalah 69 mahasiswa yang berasal dari Program Studi Ilmu Keperawatan, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Program Studi Kebidanan.

Pendidikan dan pelatihan anggota dilaksanakan pada tanggal 20-23 November di Aula STIKes Indramayu. Materi pendidikan dan pelatihan yang diberikan kepada mahasiswa adalah Ulasan Kepalangmerahan, Tugas dan Peran KSR dalam Kegiatan PMI, Restory Family Link (RFL), Kepemimpinan, Pengenalan Donor Darah, Tendanisasi, dan Penanganan Bencana.

Tim pelatih dari PMI Kabupaten Indramayu memberikan materi

Selain mendapatkan materi, peserta juga diberi kesempatan untuk mempraktekan materi penanganan bencana. Kegiatan dilanjutkan dengan long march pada tanggal 25 November  pukul 00.30 dari STIKes Indramayu menuju Pantai Karangsong. Long march bertujuan untuk membentuk mental dan fisik anggota baru karena pada kondisi bencana alam, situasi alam tidak bisa diprediksi sehingga fisik dan mental para relawan harus dipersiapkan. Peserta diwajibkan untuk menyelasaikan setiap tugas pada beberapa pos yang tersebar sepanjang rute long march. Tugas bagi peserta adalah menyelesaikan beberapa soal mengenai materi pendidikan dan pelatihan.

Long march malam peserta Diklat

Komandan KSR PMI Unit STIKes Indramayu, Wardoyo yang merupakan mahasiswa Keperawatan semester 7 STIKes Indramayu mengungkapkan harapannya bahwa dari kegaiatan diklat KSR akan membentuk relawan-relawan yang aktif dan peduli. Kegiatan diklat mendapatkan apresiasi positif dari peserta. Beberapa peserta menyatakan bahwa diklat tersebut sangat membantu untuk mengembangkan skill selama belajar dan untuk diaplikasikan di masyarakat.

“Kesan dari diklat KSR adalah kita dapat mengetahui bagaimana caranya berjuang bersama, saling membantu dalam perjalanan yang melelahkan. Kita juga diajarkan bagaimana cara mengambil keputusan penanganan korban dan diberi pemahaman serta gambaran tentang bencana alam” ungkap Adi Asariyana mahasiswa Prodi Keperawatan Semester 3.

Pengukuhan anggota baru oleh Riyanto, M.Kep selaku Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIKes Indramayu

 

Let’s Have Positive Contributions.